Showing posts with label mas koki kontes. Show all posts
Showing posts with label mas koki kontes. Show all posts

Tuesday, February 19, 2019

Ikan koki kualitas kontes memiliki warna dan bentuk badan yang khas

Image result for Ikan koki kualitas kontes

Ikan koki kualitas kontes - koki merupakan salah satu jenis ikan hias yang sudah tidak asing lagi bagi kita.
Dengan bentuk badannya yang khas, yakni bulat, sirip lebar, dan beberapa ada yang memiliki jambul,
kita bisa dengan mudah mengenalinya. Ikan mas koki ini banyak dikembangkan di negara Cina dan Jepang,
namun ada juga yang berasal dari Belanda, yakni ikan mas koki jenis Oranda yang nama aslinya adalah Hollanda.
Untuk wilayah Indonesia sendiri, ikan mas koki ini banyak dibudidayakan di Kabupaten Magelang. Sedangkan untuk wilayah Yogyakarta,

Tim BinisUKM sempat mengunjungi tempat budidaya ikan mas koki milik Sunaryadi. Bapak berusia 38 tahun ini sudah 4 tahun membudidayakan
ikan mas koki di rumahnya. Bertempat di Mantrijeron Yogyakarta, Yadi-panggilan akrabnya-memiliki koleksi 5 jenis ikan mas koki, yakni
jenis Mutiara, Ranchu, Butterfly, Oranda, dan Ryukin.

Sejak tahun 1998, Yadi memang sudah berkecimpung dalam usaha budidaya ikan hias. Ia lebih memilih budidaya ikan hias karena biaya
operasionalnya yang lebih ringan dari pada budidaya ikan konsumsi. Pada tahun 1998, ia membudidayakan ikan hias jenis Beta atau lebih
dikenal dengan ikan cupang. Seiring berjalannya waktu, ia pun mulai menambah koleksi ikan hiasnya dengan memelihara ikan guppy selain
ikan beta. Pada tahun 2006, ia pun mulai mencoba membudidayakan ikan mas koki. Awalnya ia belajar membudidayakan ikan mas koki dari
rekan-rekannya yang biasa mengadakan kontes ikan mas koki di wilayah Yogyakarta. Dari situ, ia mendapat banyak pengetahuan tentang
ikan mas koki, ditambah pengalamannya memperlakukan beberapa jenis ikan hias, ia pun berani mencoba membudidayakan ikan mas koki yang
menBapak Sunaryadi 250x187 Ikan Mas Koki Yang Membawa Hokiurut banyak orang sulit untuk dibudidayakan.

Berkat ketekunan dan kesabarannya, ia pun bisa membudidayakan ikan mas koki tersebut, bahkan ikan mas koki yang ia miliki pertama
kali masih hidup hingga sekarang. Langkah yang ia lakukan selanjutnya adalah memasarkan ikan mas koki hasil budidayanya. Awalnya ia
menawarkan ke pedagang-pedagang ikan hias, dan diakuinya itu sebagai satu perjuangan yang biasa ketika memulai usaha. Hingga akhirnya
saat ini ia justru kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar, Ikan koki kualitas kontes. Selain lahan untuk budidaya yang masih kurang, pembudidaya ikan mas koki
di Yogyakarta juga masih sangat jarang, tak ayal banyak pesanan yang terpaksa ditunda, dan beberapa pelanggan setianya biasanya pun
bersabar untuk mendapatkan ikan mas koki milik bapak satu putra ini.


Kini, di rumahnya yaAnakan Ikan Koki 250x187 Ikan Mas Koki Yang Membawa Hoking sederhana, Yadi biasa menerima orderan ikan mas koki
untuk para pedagang ikan dengan kisaran order 500-1.000 ekor. Selain itu, ia juga memiliki pelanggan dari kalangan penggemar ikan mas
koki ini. Untuk kalangan penggemar, biasanya Yadi menjual ikan mas koki miliknya yang berkualitas Great A atau kualitas terbaik dengan
rata-rata harga 100 ribu rupiah per ekor. Untuk ikan mas koki dengan kualifikasi Great A ini biasanya memang digunakan untuk kontes, bahkan
ia pernah menjual ikan mas kokinya yang menang kontes dengan harga 1 juta rupiah. Karena terkendala modal untuk mengembangkan usahanya, saat

ini Yadi mengaku baru bisa mendapatkan omset rata-rata 2 juta rupiah per bulan, dengan keuntungan bersih sekitar 1,5 juta rupiah. Perawatan
yang tidak terlalu rumit, tingkat reproduksi yang tinggi, dan biaya operasional yang rendah inilah yang menjadi alasan utama Yadi untuk focus
mengembangkan usaha ikan mas koki miliknya, meskipun ia masih membudidayakan ikan hias jenis yang lain, namun diakui bahwa ikan mas koki ini
lebih menjanjikan. Semoga hal ini bisa menjadi inspirasi bagi Anda. Salam sukses.



IKAN MAS KOKI JAMBUL CINTA
Ini dia Koki Hasil budidaya asli Cina yang Terbaru, baru di pasarkan sekitar 2 bulan yg lalu karna dalam proses pembesaran di sana. koki jenis ini berhasil di dapatkan dari perkawinan silang yang cukup lama, dan harga'nya masih di atas rata rata koki yang di hasilkan, dan saya menamai'nya "KOKI JAMBUL CINTA".


Koki Jambul Cinta

Jikalau koki yang satu ini, hasil dari kawin silang Koki Panda, dengan Koki mata balon. Warna yang dia ambil adalah warna koki panda dan fisiknya jelas mengikuti indukan Koki mata balon.


Koki Mata balon Panda


Kalau yang satu ini adalah koki POMPONS nama tersebut adalah nama asli dari peternak di Cina, koki ini adalah koki yang unik sekali dari hasil  jambul seperti bulu di depan matanya.


Koki Pompons

Cara membudi dayakan ikan mas koki :
Ikan Koi termasuk ke dalam golongan ikan carp (karper). Harga Koi sangat ditentukan berdasarkan bentuk badan dan kualitas tampilan warna. Ikan koi pertama kali dikenal pada dinasti Chin tahun 265 dan 316 Masehi. Koi dengan keindahan warna dan tingkah laku seperti yang kita ketahui saat ini, mulai dikembangkan di Jepang 200 tahun yang lalu di pegunungan Niigata oleh petani Yamakoshi.

Pemuliaan yang dilakukan bertahun-tahun menghasilkan garis keturunan yang menjadi standar penilaian koi. Beberapa varietas yang tersebar ke seluruh dunia digolongkan Asosiasi Koi Jepang (en Nippon Airinkai) menjadi 13 kelompok antara lain: Bekko, Utsurinomo, Asagi-Shusui, Goromo, Kawarimono, Ogon dan Hikari-moyomono. Sedangkan 5 golongan utama yaitu Kohaku, Sanke, Showa, Hirarinuji dan Kawarigoi.

Taksonomi koi adalah sebagai berikut:
Philum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Cyprinoformes
Famili : Cyprinidae
Genus : Cyprinus
Spesies: Carpio
Nilai koi tergantung dari ukuran, bentuk serta keseimbangan pola dan intensitas warna kulit. Koi terbaik adalah yang memiliki intensitas, keseimbangan dan kejernihan warna terbaik. Membeli koi kecil sebaiknya dipilih yang memiliki kepala terbesar, biasanya akan tumbuh menjadi ikan dengan tubuh besar. Bentuk yang paling baik adalah seperti “torpedo”.


1. Pemilihan lokasi & konstruksi wadah
Ikan koi secara alami hidup di air deras sehingga membutuhkan air jernih dan berkadar oksigen tinggi. Pemeliharaan ikan koi yang terbaik adalah di kolam sehingga mudah mendapatkan makanan alami dan sinar matahari untuk merangsang pewarnaan tubuh. Kolam sebagian dinaungai karena sinar matahari yang terlalu banyak menyebabkan suhu air kolam meningkat dan air kolam menjadi keruh akibat blooming fitoplankton.

Koi berukuran kecil dapat ditempatkan di akuarium, walaupun ini tidak dapat menjadi habitat permanen. Bila dipelihara dalam kelompok, koi akan belajar untuk tidak mengganggu ikan yang berukuran sama, tetapi memakan ikan yang lebih kecil. Koi suka menggali dasar kolam sehingga menyebabkan akar tanaman rusak.
2. Teknik Budidaya


2.1 Kualitas Air
Air merupakan media hidup dan mempengaruhi kualitas tampilan ikan koi sehingga perlu mendapat perhatian. Kualitas air untuk mendukung perkembangan koi secara optimum adalah sebagai berikut:
suhu air berkisar 24-26oC,
pH 7,2-7,4 (agak basa),
oksigen minimal 3-5 ppm,
CO2 max 10 ppm,
nitrit max 0,2.

Air yang digunakan harus terdeklorinisasi atau sudah disaring dan diendapkan 24 jam. Air yang digunakan untuk pemijahan dan penetasan telur sebaiknya memiliki kandungan oksigen dan suhu yang stabil. Untuk menjamin tersedianya oksigen dapat digunakan aerator, sedangkan suhu pada bak pemijahan diusahakan sama dengan suhu air kolam dengan tingkat perbedaan (fluktuasi) kurang dari 5oC.


2.2. Pakan
Koi adalah bottom feeder (pemakan di dasar) dan omnivora (pemakan segala), Ikan koki kualitas kontes. Meski demikian ia biasa makan apa saja yang bisa dimakan, seperti pucuk daun, atau berburu cacing di dasar sungai. Maka inilah guna dari sungut yang ada pada mulut ikan. Pakan buatan untuk pembesaran koi dapat diberikan dalam bentuk butiran (pellet). Sumber protein utama adalah formulasi kombinasi antara bahan nabati (misalnya tepung kedelai, tepung jagung, tepung gandum, tepung daun, dll) dan bahan hewani (seperti; tepung ikan, tepung kepala udang, tepung cumi,kekerangan dll) serta multivitamin dan mineral seperti Ca, Mg, Zn, Fe, Co sebagai pelengkap pakan.

Kualitas pakan sangat menentukan tampilan warna sebagai daya tarik ikan koi sendiri, sehingga banyak upaya telah dilakukan dengan menggunakan bahan pakan yang mengandung zat pigmen seperti karotin (warna jingga), rutin (kuning) dan astasantin (merah). Zat-zat tersebut terkandung pada tubuh hewan dan tumbuhan tertentu seperti wortel mengandung zat karotin; sedangkan ganggang, chlorella, kubis, cabai hijau mengandung rutin; spirulina, kepiting, udang mengandung astasantin. Para pembudidaya saat ini tidak perlu lagi menyiapkan pakan sendiri karena sudah tersedia di pasaran pakan koi yang sudah di formulasi sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan zat untuk pembentukan warna ikan koi.

Pakan alami atau pakan hidup misalnya cacing darah, cacing
tanah, daphnia, cacing tubifex cocok diberikan pada benih koi (hingga bobot 50 g/ekor) karena lebih mudah dicerna oleh benih sesuai dengan kondisi sistem pencernaan, selain itu koi juga dapat memakan phitoplankton dalam kolam.

Jumlah pakan diberikan berdasarkan jumlah ikan (bobot biomassa) dalam kolam dengan kisaran kebutuhan 3-5 % per-hari, dengan frekuensi pemberian 2-3 kali per-hari hal ini juga disesuaikan dengan kondisi ikan dan media air pemeliharaannya.

Menurut pengalaman dan penelitian bertahun – tahun, ditemukanlan bahan – bahan aktif yang dapat ditambahkan untuk membuat warna koi lebih cemerlang. Koi yang dipelihara di kolam Lumpur ternyata memiliki kualitas warna yang lebih cemerlang dibandingkan dengan yang dipelihara di kolam tembok. Ternyata ikan loi tersebut banyak menyantap ganggang yang memang  tumbuh di Lumpur. Ganggang yang dimakan koi mengandung banyak zat karoten. Maka kalau anda ingin menambah warna ikan lebih cemerlang beri makan “krill”, paprika, dan daun marigold, semuanya dapat anda campurkan dalam makanannya. Banyak makanan sumber karoten ini sudah dalam bentuk extract sehingga mudah dicampurkan dengan pellet atau roti.


2.3. Pembenihan
Kolam pemijahan tidak mungkin menjadi satu dengan kolam taman. Kolam pemijahan harus mempunyai pintu pemasukan dan pintu pengeluaran air tersendiri.Selain itu, seluruh kolam harus diplester dan bisa dikeringkan dengan sempurna.

Luas kolam pemijahan bervariasi. Untuk kolam sempit dapat menggunakan kolam seluas 3-6 m2 dengan kedalaman 0,5 m. Lokasi kolam cukup mendapatkan sinar matahari, tidak terlalu ribut, terlindung dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan lain.

Jika mungkin, sediakan juga kolam penetasan telur dan perawatan benih. Kolam penetasan, bentuknya bisa persegi panjang atau bulat. Kalau kolam bulat, diameternya antara 1,5-2 m.
Satu kolam lagi jika ada, yaitu kolam untuk menumbuhkan pakan alami yang dipakai untuk lmensuplai pakan benih jika kuning telurnya telah habis. Kedalaman kolam sekitar 30 cm. Luas kolam antara 6-10 m2, cukup memadai.

Bagi yang memiliki uang cukup, dinding kolam bisa dilapis vinil yaitu bahan yang biasa untuk membuat bak fiberglass. Dengan lapisan vinil, kolam-kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya dan efek dari semen bisa dihilangkan.

Induk yang baik adalah yang memiliki pola warna bervariasi yang cerah simetris dengan bentuk tubuh seperti terpedo dengan berat badan minimal 1 kg. Kebanyakan pembudidaya memilih untuk membeli koi berkualitas baik untuk calon induk dengan ukuran 5-8 cm yang harganya murah untuk dibesarkan menjadi induk.

Secara alami, carp memijah pada musim semi dan menjadi matang gonad dengan menaikkan suhu air. Induk jantan dan betina ditempatkan dalam wadah terpisah (untuk menghindari bertelur yang tidak diinginkan) dan tidak diberi pakan selama beberapa hari.

Koi dapat memijah secara alami dan buatan yaitu dengan rangsangan hormon yang disuntikkan pada tubuh induk betina untuk mempercepat proses pembuahan. Penyuntikan Pituitary Gland (PG, nama dagang ovaprim) dengan dosis 0,2 mg/kg bobot ikan untuk satu kali penyuntikan.

Ovulasi akan terjadi 10 jam setelah penyuntikan. Sistem pemijahan tanpa pengurutan/stripping ini disebut pemijahan semi alami yang lebih aman karena tanpa melukai ikan. Bila ikan sulit melakukan pemijahan alami sehingga perlu bantuan proses pembuahan buatan, maka dilakukan pengurutan telur dan sperma (stripping) yang merupakan pilihan terakhir.

Induk betina dalam sekali pemijahan dapat menghasilkan 75.000 telur/kg berat badan. Perbandingan jumlah induk dalam proses pemijahan adalah 2 betina dan 1 jantan. Biasanya telur yang dikelurkan oleh induk betina menempel pada substrat (injuk) yang segera dibuahi oleh sperma jantan. Setelah telur dibuahi sebaiknya dipisahkan dari induk, dengan memindahkan induk dari wadah pemijahan atau sebaliknya telur yang diangkat dan dipindahkan kedalam wadah penetasan.


2.4. Pendederan

Telur yang sudah dibuahi akan menetas setelah 24-48 jam tergantung suhu. Selama penetasan, kepadatan telur adalah 1 kg per 5 liter air. Larva yang baru menetas belum memerlukan pakan selama 3-4 hari, karena masih mempunyai kantong kuning telur.

Menjelang kuning telur habis, perlu diberikan pakan alami berupa naupli artemia atau pakan alami lainnya yang seukuran. Kemudian secara bertahap dapat diberikan pakan buatan berupa butiran kering(pellet). Dalam 5 hari sesudahnya 1 juta larva memerlukan 7 kg artemia, atau sekitar 0,5-2 kg per hari. Pada tahap ini larva ditebar pada kepadatan 20-40 larva/liter. Untuk menghasilkan 1 juta fingerling memerlukan sekitar 25kg telur artemia. Sintasan selama 9 hari adalah 50-80%. Ikan yang seberat 10 mg dapat dijual seharga US$ 0,25 atau sekitar Rp. 2.500,-.

Larva yang berbobot 0,25 g diberikan pakan buatan (butiran) kering dan dapat didederkan ke kolam hingga ukuran fingerling (2 gram). Pendederan terbagi atas 2 tahap yaitu pendederan I selama 2 bulan pemeliharaan hingga larva mencapai ukuran fingerling (2-3 cm). Pendederan II dilakukan dalam kolam yang diolah untuk menumbuhkan pakan alami dan dilakukan seleksi dan penjarangan (mengurangi kepadatan). Penjarangan bertujuan untuk memberi ruang gerak yang cukup bagi ikan koi. Seleksi bertujuan untuk mendapatkan ikan Koi berkualitas baik.

Waktu yang diperlukan dari telur hingga mencapai ukuran fingerling (2 gram) adalah 6-8 minggu dengan nilai sintasan (SR) 55%. Sedangkan untuk mencapai ukuran 5-8 cm diperlukan waktu 4 bulan. Kualitas ikan koi (pola dan warna) bergantung dari tetuanya. Dari hasil seleksi ukuran fingerling, yang afkir mencapai 25-50%. Dari 1 juta telur dapat dihasilkan 225.000-338.000 ekor fingerling berkualitas baik (22–33 %).


2.5. Pewarnaan
Kualitas koi ditentukan oleh pola warna, kesesuaian jenis koi dan kejelasan warna. Pola warna yang simetris dengan batasan jelas antar warna menunjukkan kualitas yang baik.

Genotip menentukan jumlah dan jenis sel pigmen serta kromatofora. Kromatofora menghasilkan warna juga dipengaruhi otak ikan. Ikan pada wadah gelap cenderung berwarna gelap, begitu pula sebaliknya. Warna dapat berubah bila ikan mengalami tekanan (stres). Biasanya ikan yang tumbuh lambat mempunyai warna yang lebih baik daripada ikan yang tumbuh cepat karena pigmen bisa diubah dan digunakan untuk pertumbuhan tubuh. Seumur hidupnya, ikan koi dapat menyimpan dan menggunakan pigmen. Koi muda yang berwarna pucat apabila diberikan pakan berpigmen selama 6 minggu sebelum dipasarkan akan berwarna menarik. Intensitas warna tergantung dari jumlah pigmen dalam kromatofora. Pigmen dapat muncul dengan adanya karotenoid dalam pakan.


2.6. Pra Panen
Koi tumbuh sekitar 2 cm per bulan dan pada usia 60 tahun dapat mencapai panjang hingga 1 m. Bila ikan Koi telah mencapai ukuran pasar yaitu 20 cm dapat dipanen dan dilakukan seleksi akhir, dengan memisah-misahkan jenis, ukuran dan pola warna tubuhnya. Dari hasil seleksi ini, Koi yang terpilih dibesarkan di dalam bak atau kolam semen sambil menunggu harga pasar yang baik, Ikan koki kualitas kontes.

Dalam penampungan akhir ini, ikan dapat diperbaiki bentuknya, jika terlalu gemuk dibuat langsing atau yang terlalu kurus dibuat lebih gemuk. Pemeliharaan berikutnya diusahakan tidak terlalu padat, akan lebih baik jika dalam bak dilengkapi aerator sehingga kesegaran air terjamin dan dengan pemberian pakan yang baik dapat meningkatkan kualitas warna tubuh.

Jenis ikan koki kontes yang dapat di ikut sertakan

Related image

Jenis ikan koki kontes -  harga ikan mas koki? Atau ingin tahu ikan mas koki terbesar?

Jika sahabat merupakan seorang pecinta ikan hias, tentunya sudah tidak absurd lagi dengan ikan yang mempunyai bentuk dan ukuran tubuh sangat lucu ini, teknis mas koki.

Untuk kini ini, ternyata untuk semua jenis ikan hias mempunyai kelebiahan dan kekurangan sendiri. Bukan hanya betta fish atau ikan cupang yang sanggup dijadikan kontes, banyak juga dari mas koki ini.

Berawal dari individu membentuk sebuah komunitas ikan hias, inilah yang lalu terbentuk sebuah kontes yakni menawarkan kecantikan serta keberanian ikan tersebut.

Bagi sahabat pemula yang kurang tahu akan jenis ikan koki kontes, berikut ini ada beberapa daftar yang sanggup sahabat pilih atau kembangkan dengan kriteria khusus untuk kontes.

tentunya sudah tidak absurd lagi dengan ikan yang mempunyai bentuk dan ukuran tubuh sangat  Jenis Ikan Koki Kontes? Lihat Daftarnya Berikut Ini


Jenis Ikan Koki Kontes

Walaupun masih dilakukan secara berkala, terutama di kota-kota besar khususnya pecinta ikan mas koki tetap melaksanakan persaudaraan dengan cara melaksanakan kontes.

Akan tetapi dari semua jenis mas koki, tak semuanya sanggup kita jadikan untuk mengikuti perlombaan kontes, namun harus dipilih menurut kriteria yang bagus dan cantik.

Jika sahabat merupakan seorang penghobi ikan mas koki dan ingin mengikuti kontes, berikut macam-macam mas koki yang sanggup dipilih dan dirawat sesuai peraturan kontes.

Nama-Nama Ikan Mas Koki untuk Kontes

1. Koki Kontes - Ranchu

Nama ranchu sanggup dikiaskan sebagai "Raja" yang ditandai dengan manis dan gagah ketika berenang di dalam aquarium bersama hiasan.

Ciri-ciri mas koki rancu sanggup Anda kenali dengan mempunyai warna kuning layaknya emas, bervariasi warna bercak putih dan hitam tanpa sirip punggung.

Pada bab tubuh terdapat warna merah dan biru, Jenis ikan koki kontes. Ciri utama koki ranchu ternyata mempunyai gelembung pada bab wajah berbentuk kecil, inilah yang menciptakan koki ranchu semakin manis dan indah serta menggemaskan untuk dipelihara.

2. Jenis Ikan Koki Kontes - Suihogan

Bentuk tubuhnya agak langsing dibanding koki ranchu, serta tak terlihat gelembung-gelembung.

Namun, gelembungnya terdapat di bab matanya. Gelembung nilah yang menciptakan koki suihogan tampak unik. Maka tak heran jikalau keunikan koki ini sanggup dijadikan untuk kontes.

3. Mas Koki Oranda untuk Kontes

Koki oranda dicirikan mempunyai 4 buah ekor yang sama panjang. Pada bab kepalanya membentuk layaknya sebuah raspberry dengan tata letak bergerombol.

Kebanyakan, para hobies ikan mas koki lebih menentukan jenis oranda yang mempunyai warna putih polos tanpa variasi, serta pada bab kepala yang terdapat warna merah membentuk sebuah tudung.

4. Ikan Mas Koki Kontes - Ryukin

Bentuk dan ukuran mas koki kontes ini terlihat gagah dengan warna yang bervariasi.

Dengan perbandingan 1:1 terlihat kokoh ketika berenang yaitu antara bab perut dan punggungnya.

Salah satu ciri dan tanda mas koki Ryukin sanggup dipilih dan dijadikan sebagai kontes yaitu mempunyai sirip yang panjang serta bentuk lisan runcing.

Jika dipelihara sampai besar, mas koki ryukin sanggup tumbuh sampai 25 cm, ini merupakan ukuran yang tidak mengecewakan besar dibanding dengan jenis koki lainnya.

5. Jenis Ikan Koki yang Dijadikan Kontes - Black Moor

Ikan dengan tanda mempunyai bentuk mata agak menonjol ke depan bervariasi tubuh tidak besar menciptakan black moor populer serta cocok untuk dijadikan kontes.

Nama lain black moor yakni popeye yang sudah dikenal jauh hari oleh sebagian hobies. Selain warna hitam, proporsional tubuhnya merupakan salah satu yang dinilai ketika kontes.

Sobat sanggup menentukan salah satu dari beberapa jenis ikan koki kontes di atas, atau sanggup juga memlihara semuanya sekaligus untuk ikut serta dalam daftar kontes dengan kriteria dan peraturan yang sudah ditetapkan.

SEJARAH
Badan bulat dengan gaya berenang yang lucu merupakan daya tarik tersendiri bagi ikan mas koki. Para peng-hobi ikan hias pasti tidak asing lagi dengan ikan “imut” yang berwarna-warni ini. Ikan mas koki merupakan ikan yang lebih dahulu tenar daripada beberapa jenis ikan lain. Diyakini ikan ini sudah menjadi trend sejak 1000 tahun yang lalu. Sebenarnya bermacam-macam jenis ikan mas koki yang ada sekarang ini merupakan kawin silang dari beberapa jenis ikan mas koki. Di cina dan jepang ikan ini dipercaya membawa hoki bagi pemiliknya.

JENIS
Jenis-jenis ikan mas koki dibedakan dari bentuk tubuhnya.

RIBBONTAIL GOLDFISH
merupakan jenis ikan mas koki yang habitat aslinya berasal  dari Cina.Dikenal dengan nama " Ryukin Goldfish", ikan ini memiliki  ciri ekor panjang yang menarik dengan tulang punggung membungkuk dari belakang.Jenis ini sering diikutkan dalam kontes ikan mas koki.

ORANDA GOLDFISH
salah satu jenis yang paling populer dari ikan mas koki yaitu jenis Oranda Goldfish. Jenis ini diyakini berasal dari Cina dan Jepang. Dengan topi merah yang ada di kepala dan 4 ekor berumbai yang panjang ikan ini banyak dicari oleh penghobi ikan hias.

RIBBON TAIL GOLDFISH
bentuk ekor menyilang dan badan yang agak memanjang merupakan ciri dari ikan ini. Habitat asli ikan ini berasal dari Cina sedang di Indonesia sendiri ikan mas koki jenis jarang sekali di jumpai. Ribbon tail Goldfish juga memiliki nama lain Rokuri Goldfish

RANCHU GOLDFISH
mempunyai bentuk seperti Lion Head Goldfish, ikan ini merupakan perkawinan silang dari Lion Head Goldfish dan ikan koki jenis lain. Ikan ini sering dijumpai di indonesia dan memiliki bermacam-macam warna antara lain kuning , merah-putih, hitam, orange.

JEWEL GOLDFISH
merupakan ikan yang banyak dicari para penghobi ikan hias. Dengan bintik-bintik putih yang menonjol menyerupai mutiara  di seluruh bagian tubuhnya, terasa kasar bila diraba.


Celestial Eye Goldfish
CELESTIAL GOLDFISH
mempunyai bentuk mata yang aneh, besar dan menghadap keatas, itulah ikan mas koki Celestial Eye. Jenis ini cenderung mempunyai badan yang lebih kecil dari pada mas koki jenis yang lain.

Lion Head Goldfish
sekilas hampir sama dengan jenis Ranchu Goldfish.ekor pendek tanpa sirip bagian atas serta punggung yang melengkung.

EKOSISTEM

Ikan mas koki dapat bertahan hidup pada suhu 10 - 30 derajat Celcius. Kondisi idealnya 24 - 28 derajat Celcius dengan pH air kisaran 7 - 8. Ikan ini agak rentan terhadap perubahan suhu dan pH yang drastis. Oleh sebab itu disarankan pada waktu mengganti air , sisakan 30% dari air yang lama untuk dicampur dengan air yang baru.


BUDIDAYA
Berternak Ikan mas koki merupakan sebuah "lahan basah" untuk menambah bisnis anda. Meskipun ada beberapa orang mengatakan sulit, tapi pada dasarnya membudidayakan ikan mas koki tidaklah rumit. Yang penting pantang menyerah dan selalu berusaha serta menguasai tehniknya. Indukan, air dan pakan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya.

Langkah-langkah budidaya ikan mas koki
1. Siapkan indukan 4 indukan jantan dan 1 indukan betina yang berumur 8 bulan.
2. Kolam berukuran 1 m x 2 m.
3. Siapkan media pemijahan, bisa berupa eceng gondok atau tanaman air lainnya sebagai tempat penempelan telur.
4. Masukkan indukan jantan dan betina ke dalam kolam yang sudah disiapkan.
5. Setelah kkurang lebih seminggu maka akan tampak kumpulan telur menempel pada akar eceng gondok.
6. Ambil segera indukan.
7. Besoknya benih ikan akan mulai tampak.
8. Umur 3-4 hari ikan akan memakan cangkang dari bekas telur yang menetas. Setelah itu bisa diberi pakan kutu air 2 sendok / hari.
9. Setelah ikan berumur 2 bulan, bisa diberi makan cacing sutra atau cacing rambut. Cocok buat pembesaran ikan.
10. Setelah dewasa ikan bisa diberi jentik nyamuk atau bisa juga pelet ikan.

PERAWATAN
Ikan mas koki merupakan ikan yang begitu rentan terhadap perubahan suhu dan kualitas air.

Perawatan dalam Akuarium
Pasang Aerator pada akuarium untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air.
Pemberian pakan jangan terlalu banyak, karena sisa sisa pakan dapat menyebabkan pH dalam air meningkat.
Ganti air 2 minggu sekali. Sekresi ikan yang banyak akan meningkatkan kadar amoniak tinggi dan menurunkan kualitas air.
Pemasangan filter mutlak diperlukan untuk menjaga kondisi air tetap bersih.
Jangan mencampur ikan mas koki dengan ikan lain yang agresif, Jenis ikan koki kontes.
Ikan mas koki sifatnya perusak, oleh sebab itu jangan menempatkan tumbuhan air pada akuarium.
Beri penerangan yang cukup pada akuarium.
Bersihkan kerak yang menempel pada akuarium minimal  sekali sebulan

Perawatan dalam Kolam
Pasang pancuran air untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air
Beri pakan secukupnya. Untuk proses pembesaran, bisa diberikan 2 kali sehari.
Untuk kolam dengan ukuran 2 x 3 meter atau lebih, penggantian air bisa dilakukan sebulan sekali.

Melakukan hobi jelas menyenangkan, apalagi kalau bisa menambah penghasilan. Bagi anda pecinta ikan hias tidak ada salahnya mencoba membudidayakan ikan mas koki. Dengan usaha dan keyakinan maka ikan mas koki bisa mendatangkan penghasilan bagi anda. Selamat mencoba.

Ikan koki ryukin kontes syarat dan ketentuan

Image result for Ikan koki ryukin kontes

Ikan koki ryukin kontes - teman-teman tahu kan sekarang bagaimana cara merawat jenis ikan mas koki yang baik, sekarang saya akan menerangkan bagaimana cara untuk memilih ikan koki untuk kualitas tinggi, alias untuk turun dikontes. Perlu diperhatikan untuk memelihara ikan kontes dibutuhkan pengalaman dan teknik lain, dibandingkan dengan ikan koki biasa yang hanya untuk dipajang, baiklah dibawah ini saya akan menjelaskan untuk tipe ryukin dan ranchu, dalam memilih ikan koki berkualitas dibutuhkan waktu dan mata yang jeli, karena biasanya berjumlah sedikit,

1. jenis ikan mas koki ryukin

perhatikan tips dibawah ini saya ambil dari artikel http://bestgoldfishwater.com

Kepala

Untuk jenis ikan mas koki ryukin usahakan memiliki kepala yang kecil membentuk segitiga, dengan mata jangan menonjol, kadang untuk mendapatkan jenis ikan koki kontes ini harus dibutuhkan kesabaran, pilih dengan baik, usahakan di lihat berkali-kali sebelum membelinya. Kepala ryukin yang kecil dan mengerucut membentuk segitiga seperti muka tikus.

Badan

Badan ikan ryukin yang bagus adalah yang membentuk seperti telur ayam dan gemuk, tidak ada sisik yang terkelupas , dan proporsional dengan kepala dan ekor,

Punggung

punggung atau punuk harus tebal dan tinggi dan membentuk setengah lingkaran,nah ini yang agak susah untuk mencari ikan dengan tipikal punggung seperti ini, kebanyakan datar atau tipis.

ekor

ekor harus tegak sama, maksimal membentuk 45 derajat, tidak boleh lebih dari itu, karena ekor mempengaruhi gaya berenang, jika ekor baik maka gaya berenang baik, dan ekor juga harus keras, untuk tipe nya sendiri silahkan pilih sesuai selera ada yang pendek, medium, hingga long.

baik itu tadi tips bagaimana cara memilih jenis ikan mas koki kontes, mudah-mudahan bermanfaat, dan yang pasti untuk mendapatkan ikan bagus seperti yang saya jelaskan diatas tidak mudah, perlu kesabaran dan harus tanya referensi – referensi penjual ikan koki berkualitas, dan jangan kaget jika ikan dengan kualitas diatas memiliki harga yang tidak murah.

2. jenis Ikan mas koki ranchu

ikan mas koki ini yang sering diminati karena bentuknya yang bulat dan lucu, dan di arena kontes paling banyak di ikuti oleh para peserta dari berbagai kelas,

lihat tips dibawah ini saya ambil dari goldfish water

kepala

Usahakan kepala proporsional dengan lebar dari kepala badan sampai ekor, dengan perbandingan 1:3, Dan yang perlu diperhatikan lagi lihat jambul yang menempel di kepala itu, usahakan wen (jambul di kepala atas) tumbun rapih di sekeliling kepala dan diusahakan juga tidak menutupi mata. Dan satu lagi yaitu perhatikan funtannya, funtan adalah jambul di pipi yang biasanya menjorok kedepan, semakin besar semakin baik. dan panjang kepala usahakan

Punggung

Salah satu bagian badan inilah yang menjadi perhatian untuk jenis ikan mas ranchu, bentuknya harus lengkung sempurna berbentuk seperti busur panah, dan harus rapih tidak ada tonjolan maupun lubang kedalam. Dan diusahakan juga tidak lengkung yang patah-patah (lekukannya kasar), dan satu lagi punggung atau biasa disebut backbone harus tebal sampai ke pangkal ekor. Usahakan panjang punggung plus ekor memiliki perbandingan 2 : 3 dengan panjang dari kepala hingga ke ekor.

berikut gambarnya, saya ambil dari yonaskoi.wordpress.com
jenis ikan mas kokiekor

ekor harus tegak, membentuk sudut dengan punggung maksimal 45 derajat, dan tidak boleh layu, harus kokoh, ditengah-tengahnya terdapat anal berjumlah sepasang, jangan kecil sebelah, atau bengkok sebelah anal tersebut. Adapaun single anal masih boleh namun harus di center atau di tengah..,

sehat

ikan koki harus sehat, berenang dengan gesit

Bermula dari hobi semasa kecil yang gemar memelihara ikan, Reza Stefanus (39) yang akrab disapa Reza sukses membuka usaha budidaya ikan hias mas koki (Carrasius Var Auratus) dengan nama Reza Goldfish. Jenis ikan mas koki yang diternak dan dikembangkan Reza adalah ikan mas koki jenis Oranda, Ryukin, dan Ranchu. Ketiga jenis ikan mas koki itu sedang tren dan laku di pasaran.

Kepada indotrading.com, Reza menceritakan bila usahanya ini mulai dirintis sejak tahun 2003 di Kawasan Tanah Baru, Depok, Jawa Barat. Awalnya Reza sempat membuka usaha penjualan alat tulis kantor namun akhirnya menderita kerugian.

“Saya ini memang pecinta ikan hias dan saya sebelumnya juga sudah punya usaha alat tulis kantor namun usahanya anjlok,” kata Reza, Jumat (4/8/2016).

Setelah itu, Reza tanpa sengaja menekuni pekerjaan baru sebagai seorang kolektor ikan louhan, kebetulan ikan louhan sedang trend. Namun seiring waktu Reza justru banting setir dengan menekuni usaha baru sebagai peternak ikan mas koki. Alasannya, ia mendapatkan sepasang induk ikan mas koki hasil pertukaran ikan louhan miliknya dengan seorang teman.

“Ikan louhan saya dibarter dengan sepasang mas koki,” tambahnya.

Mulai menekuni usaha baru dengan beternak ikan mas koki bikin Reza kerajingan. Dengan modal Rp 100 ribu, Reza kemudian membeli bibit ikan mas koki lainnya untuk dibesarkan.

“Awal saya ingat sekali itu Rp 100 ribu modal nya, Ikan koki ryukin kontes. Modal tersebut digunakan untuk membeli bibit dari petani lain karena menunggu ikan hasil ternakan saya terlalu lama panennya,” tambahnya.

Alhasil ikan mas koki yang dipelihara Reza tumbuh besar. Reza kemudian memberanikan diri untuk menjual ikan mas koki miliknya ke beberapa toko ikan hias dan hasilnya cukup lumayan.

“Pendapatan tahun 2003 masih kecil, masih ratusan ribu,” katanya.

Tawarkan Ikan Mas Koki Berkualitas

Memiliki pendapatan tetap dari bisnis penjualan ikan mas koki bikin Reza makin penasaran. Untuk menunjang usaha ternak ikan hiasnya, di tahun 2006 Reza menyewa kolam di daerah Curug Agung, Depok sebagai fasilitas utama bisnisnya. Di atas lahan tersebut Reza dan sang istri, Mutia Yudharia memelihara ikan mas koki dengan luas lahan pemeliharan sekitar 195 m2.

Reza mengungkapkan butuh modal sekitar Rp 15 juta yang digunakan untuk menyewa lahan, membuat kolam semen, mesin pompa air, perlengkapan akuarium, pakan dan membeli beberapa jenis bibit dan indukan ikan hias mas koki.

“Tahun 2006 modal sewa lahan dan bangun kolam itu Rp 10 juta. Sedangkan Rp 5 juta itu biaya pakan per bulan,” ungkapnya.

Dari modal itu, Reza akhirnya memiliki kolam 10 buah dengan kedalaman sekitar 30 -50 cm. Ada juga yang berukuran 5 m x 3 m sebanyak 1 kolam yang berfungsi tempat khusus ikan kontes. Sedangkan 12 kolam lainnya yang berukuran 3 x 2 m berfungsi sebagai pembesaran ikan dan 2 kolam berukuran 2 m x 1,5 m berfungsi sebagai pembesar pula. Dengan banyaknya kolam yang dimilikinya,  ia membudidayakan semua jenis ikan mas koki mulai dari Oranda dan Ranchu

“Penjualan laku dan permintaan terus mengalami peningkatan,” katanya.

Dalam penjualan dan pemasaran, Reza menawarkan sisi kualitas dari ikan itu sendiri. Reza menjamin, ikan yang dijual tidak memiliki penyakit seperti lernaea (cacing perioder), jamur (saprolegniasis), Bakteri Aeromonas (punctata), Bakteri Pseudomonas, hingga bintik putih (white spot).

Untuk mencegah timbulnya penyakit tersebut, Reza rutin menjaga kebersihan kolam pembesaran dengan cara menguras kolam 4 hari sekali. Ketika melakukan pengurasan, ikan mas koki dipindahkan terlebih dahulu ke wadah lain seperti baskom yang telah diisi dengan campuran air, garam dan metilen blue (biasa disebut dengan obat biru) selama beberapa menit. Takaran campuran air, garam dan metilen blue adalah untuk satu baskom air ukuran 2 liter ditambah dengan 5 sendok makan garam dapur dan satu ruas kuku jari tengah metilen blue.

“Beternaknya ini mudah asalkan perlu sabar dan kita rajin seperti mengurus bayi hingga menjadi besar. Kemudian juga harus diperhatikan pakannya, karena apa? karena marketnya kita ini menjual menurut kualitas per ekornya,” tuturnya.

Sedangkan dari sisi kualitas lain yang ditawarkan ikan mas koki milik Reza antara lain mempunyai bentuk dan ekor yang indah, memiliki warna sirip yang cerah, kepalanya menyerupai singa, hingga warna yang beragam, dan gerakan tubuhnya yang gemulai lemah lembut.

“Ikan mas koki jenis Oranda ini paling disukai masyarakat dan umumnya itu semua suka dari jenis ikan ini. Oranda ini ada warna merah, merah putih, hitam, callilo atau tutul-tutul,” sebutnya.

Sayangnya untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, diakui Reza cukup sulit. Dari telur ikan mas koki yang dihasilkan masing-masing indukan, hanya 5-10% saja yang bakal menjadi ikan mas koki yang berkualitas. Hal ini menjadi alasan, mengapa harga ikan mas koki yang berkualitas cukup mahal.

“Dari satu kali bertelur, itu hanya 5-10% yang bagus dan berkualitas,” tukasnya.

Jualan Hanya Menggunakan Facebook

Tingginya kualitas ikan yang dihasilkan bikin harga ikan mas koki milik Reza Stefanus (pemilik Reza Goldfish) dipatok hingga jutaan rupiah. Contohnya ikan mas koki jenis Oranda umur 2 bulan dipatok Rp 1 juta/ekor. Sementara yang berumur 3 bulan sudah mencapai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per ekornya.

“Ikan mas koki jenis ini berkualitas. Dijualpun harganya lumayan. Harganya dilihat dari ukuran misalnya umur 2 bulan kita lepas sekitar Rp 1 juta/ekor kemudian umur 3 bulan bisa sampai Rp 1,5 juta/ekor,” sebutnya

Meski harganya yang tinggi tidak menyurutkan minat para calon pembeli ikan mas koki milik Reza. Mereka lantas berburu jenis ikan mas koki yang unik dan langka di media sosial Facebook (FB). Reza mengakui teknik pemasaran/penjualan ikan mas koki miliknya hanya dengan menggunakan Facebook dan dari mulut ke mulut. Ia mengaku tidak memiliki toko ikan sama sekali.

“Mereka (pembeli) mencari kita di FB dan dari mulut ke mulut sesama kawan-kawan. Saya ini tidak memiliki store (toko),” imbuhnya.

Dengan cara itu, Reza mampu memperoleh omzet rutin cukup besar rata-rata Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per bulan. Omzet juga tergantung bagaimana tingkat produktivitas indukan ikan mas koki yang dihasilkan.

Pria kelahiran Jakarta, 29 September 1977 menuturkan ikan koki merupakan salah satu jenis ikan hias yang unik karena mempunyai bentuk yang indah. Dengan warna sirip yang cerah, kepalanya menyerupai singa, ekor dan gerakan tubuhnya yang gemulai lemah lembut membuat banyak orang yang jatuh cinta dengan jenis ikan ini.

Dari berbagai jenis ikan hias yang ada di Indonesia, bisa dibilang ikan jenis ini adalah ikan yang paling dominan dan selalu dicari banyak orang. Intinya, walaupun banyak ikan-ikan hias baru bermunculan namun peminat ikan mas koki tidak akan pernah mati.


“Pasarnya cukup besar. Orang beli sebenarnya orang biasa, ada mahasiswa dan banyak dari mereka yang rela beli ikan ini terutama penggila kontes,” cetusnya.

Dipasarkan Hingga ke Singapura dan Bidik Pasar Amerika Latin

Hanya dengan Facebook, ikan mas koki milik Reza Stefanus melalang buana hingga keluar negeri. Selain berhasil memasarkan hingga seluruh wilayah Indonesia, ikan mas koki hasil budidaya Reza sudah banyak diekspor ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Singapura.

“Kita ekspor itu sudah dari 3 tahun yang lalu ke Singapura,” katanya.

Selain Singapura, ikan mas koki milik Reza juga dipasarkan ke Malaysia dan Filipina. Bahkan saat ini jumlah permintaan ikan mas koki dari kedua negara tersebut cukup besar.

“Paling banyak juga Filipina dan Malaysia,” ucapnya.

Reza juga mengakui sudah banyak permintaan dari negara-negara lain, khususnya di Benua Amerika. Beberapa negara disebut berminat untuk mendatangkan ikan mas koki yang diproduksi Reza seperti Amerika Serikat, Kanada, Argentina dan Bolivia.

“Yang paling banyak minta itu Argentina dan Bolivia, Kanada juga ada dan Texas juga minta ke saya tetapi masih belum saya penuhi,” sebutnya.

Sayangnya Reza belum mampu untuk mensuplai ikan mas koki miliknya ke berbagai negara di kawasan Benua Amerika. Alasannya adalah karena produksi ikan mas koki miliknya masih cukup terbatas. Belum lagi tarif pengiriman (shipping cost) dari Indonesia ke negara-negara tersebut cukup mahal yaitu bisa mencapai Rp 9 juta sekali kirim.

“Permintaan dari Amerika belum bisa saya layani. Kendalanya adalah jumlah produksi saya yang tidak massal dan juga ongkos kirim yang luar biasa mahal,” tuturnya.

Reza masih memiliki harapan untuk bisa menggarap pasar Amerika. Saat ini, Reza sedang mengusahakan untuk ekspansi lahan kolam agar bisa memproduksi ikan mas koki jauh lebih banyak. Dengan begitu ia bisa memenuhi permintaan yang datang dari berbagai negara sehingga ongkos kirim tidak begitu mahal.

“Kita ini masih skala kecil. Kalau ada rezeki, saya mau ekspansi lebih besar lagi dan tentu saja kita ingin produksi massal. Sehingga harapan saya, pasar Amerika latin bisa digarap,” katanya dengan penuh optimis.

Keistimewaan Bisnis Ikan Mas Koki

Reza Stefanus pemilik usaha Reza Goldfish mengungkapkan sisi lain dari bisnis ikan mas koki. Selain sebagai hewan peliharaan, ikan mas koki juga kerap dipertandingkan di berbagai event baik skala nasional maupun internasional. Hal itu menjadi alasan, mengapa ikan mas koki diburu oleh berbagai kalangan.

“Ikan ini biasanya orang beli untuk mengikuti kontes kecantikan,” ungkapnya.

Dalam event pertandingan tersebut, biasanya ada berbagai aspek yang dinilai oleh para juri. Seperti bentuknya unik dan indah, warna sirip yang cerah, kepalanya menyerupai singa, ekor yang bagus dan gerakan tubuh yang gemulai lemah lembut.

“Yang dinilai itu biasanya dari sisi kerapihan seperti siripnya dia terutama yang ada di punggung. Lalu sisiknya dia harus mengkilat dan bagus. Kemudian kecerahan dia. Nah jenis Oranda ini bentuk kepala ditentukan juga jangan terlalu besar dan kecil. Lalu gaya renang itu point penting dan harus stabil,” paparnya.

Di tingkat nasional, ikan jenis ini kerap dipertandingkan di berbagai kota dan provinsi dengan hadiah yang menggiurkan. Sementara di luar negeri, negara Singapura dan China sering mengadakan event serupa dengan hadiah yang lebih besar.

“Di luar negeri juga ada kontes kecantikan ikan mas koki terutama di tingkat Asia, Ikan koki ryukin kontes. Biasanya di Singapura, tetapi sekarang banyak bergeser ke China,” sebutnya.

Menekuni bisnis ikan mas koki selama 13 tahun hingga berhasil mengekspor ke berbagai negara adalah prestasi yang cukup membanggakan bagi Reza. Sempat putus asa karena pernah gagal saat membuka bisnis penjualan alat tulis kantor, Reza bangkit dan berhasil mengembangkan bisnis penjualan ikan mas koki.

Menjadi pengusaha sukses tidak membuat Reza besar kepala. Reza masih mau membagikan resep sukses kepada para pengusaha di Indonesia. Tujuannya agar usaha yang digeluti Anda bisa sukses seperti dirinya.

“Apapun bidang usaha yang Anda tekuni seperti bisnis ikan hias atau yang lainnya, kita harus tekun dan harus menekuni bidang itu sampai berhasil. Kalau bisa sampai titik darah penghabisan, pokoknya harus kita perjuangkan terus. Kemudian kita sebagai pengusaha juga harus jujur kepada konsumen, karena dengan kejujuran itu awal dari kesuksesan,” tutupnya.