Showing posts with label mas koki mutiara. Show all posts
Showing posts with label mas koki mutiara. Show all posts

Saturday, February 23, 2019

Ikan koki mutiara cepat mati ? inilah cara mengatasinya

Image result for Ikan koki mutiara cepat mati

Ikan koki mutiara cepat mati - anda mungkin bertanya-tanya kenapa ikan mas koki yang dipelihara mudah mati? Terdapat banyak sekali jenis ikan hias yang bisa Anda pelihara di dalam akuarium. Salah satunya yang paling difavoritkan oleh para penghobi di Indonesia ialah ikan mas koki. Ikan ini begitu menarik karena memiliki bentuk tubuh yang unik dan warnanya cantik sekali. Mimik muka ikan mas koki juga tampak lucu sekaligus menggemaskan.

Sayangnya merawat ikan mas koki itu tidak gampang. Bahkan tingkat kesulitan memelihara ikan ini jauh lebih sukar dibandingkan dengan dua saudaranya yaitu ikan komet dan ikan koi. Ikan mas koki gampang mati karena mempunyai daya tahan tubuh yang tidak terlalu baik. Ia akan mudah mengalami stres apabila kondisi lingkungannya berubah drastis hingga menyebabkannya sulit beradaptasi. Sifat rakus yang dimiliki oleh ikan ini pun kerap mendatangkan malapetaka bagi dirinya sendiri.

Kami berusaha membagi pengalaman dalam memelihara ikan mas koki supaya usianya bisa panjang. Di bawah ini kiat-kiat yang harus Anda perhatikan!

Saat Anda hendak membeli ikan mas koki, pilihlah ikan yang tampak bugar, gerakannya lincah, dan responsif terhadap pakan. Jangan memilih ikan yang mengalami cacat, cenderung berdiam diri di pojokan, atau ada bercak-bercak di tubuhnya. Hindari pula mengambil ikan yang gaya berenangnya aneh seperti terbalik atau kejang-kejang karena pasti ikan tersebut sedang sakit.

Akuarium yang baru dibuat tidak boleh langsung diisi dengan ikan. Hal ini dikarenakan akuarium tersebut masih mengandung bahan kimia berbahaya dari lem yang dapat meracuni ikan. Anda harus menjemurnya selama 3 hari di bawah sinar matahari secara langsung. Lalu merendam akuarium tersebut di dalam air bersih selama seminggu. Jangan mencuci akuarium menggunakan sabun atau cairan pembersih apapun.

Air yang akan dimasukkan ke akuarium harus dipastikan benar-benar bersih, Ikan koki mutiara cepat mati. Sebaiknya gunakan air sumur yang dibiarkan terlebih dahulu selama 24 jam agar kotorannya mengendap. Kalau bisa, jangan gunakan air dari PDAM karena mengandung kaporit yang bisa meracuni ikan mas koki milik Anda. Jika terpaksa menggunakan air PDAM ini, Anda wajib mengendapkannya selama 3 hari berturut-turut.

Air di akuarium sebaiknya diganti setiap sebulan sekali, khususnya bila akuarium sudah dilengkapi dengan sistem filtrasi. Tujuannya untuk menjaga kondisi dan kebersihan air tersebut. Maksimal kapasitas air yang perlu diganti ialah 70 persen dari total volume akuarium. Biarkan sisa 30 persen air lama tetap berada di akuarium supaya ikan koki lebih mudah dalam beradaptasi nantinya.
Lakukan pengecekan terhadap fungsi alat aerator, filter, dan water heater secara teratur.

Anda harus memastikan alat-alat tersebut masih bekerja dengan baik sesuai semestinya. Pastikan juga tidak ada kebocoran listrik yang terjadi karena bisa mengakibatkan ikan koki kesetrum. Perlu diketahui, ikan mas koki adalah contoh dari binatang hasil rekayasa genetik sehingga diperlukan peralatan yang memadai untuk membuatnya tetap hidup.

Ikan mas koki mempunyai nafsu makan yang sangat tinggi. Bahkan boleh dibilang kalau ikan ini termasuk salah satu ikan air tawar yang mempunyai sifat rakus. Setiap pelet yang Anda berikan pasti akan dilahap habis oleh ikan ini. Namun Anda tetap harus menjaga porsi makannya supaya ikan koki tadi tidak menderita overweight yang bisa menyebabkannya cepat mati. Selain itu, terlalu banyak memberikan pakan juga akan memicu ikan untuk mengeluarkan banyak kotoran sehingga mengakibatkan kondisi air menjadi tercemar.

Ikan mas koki juga membutuhkan suasana yang nyaman dan tenang. Ikan ini mudah sekali mengalami stres apabila ditempatkan di lingkungan yang gaduh. Apalagi jika ikan sering dipegang atau airnya diaduk-aduk terus, maka dijamin ikan koki besoknya pasti mati. Kalau Anda benar-benar mau memelihara ikan mas koki, tempatkanlah ikan-ikan ini di posisi yang aman.
Kebanyakan orang memelihara ikan mas koki dalam jumlah yang banyak sekaligus, Ikan koki mutiara cepat mati. Maksudnya baik agar ikan koki peliharaan tetap mempunyai teman dan panorama akuarium pun tampak indah. Tetapi ikan-ikan koki ini pun kadang-kadang bisa saling bertengkar. Kalau pertengkaran ini terus berlanjut dan tidak berimbang akibatnya ikan koki tersebut pun bakal mengalami stres sehingga gampang mati.

Tuesday, February 19, 2019

Ikan hias koki mutiara budidaya menguntungkan

Image result for Ikan hias koki mutiara

Ikan hias koki mutiara - ikan koki mutiara merupakan jenis ikan mas yang mempunyai tubuh bulat dengan kepala kecil dan ekor lebar. Ikan ini berasal dari daratan cina, namun di Indonesia sudah lama dapat dibudidayakan. Pemasaran ikan ini selain di dalam negeri juga merupakan jenis ikan yang di eksport dan harganyapun cukup tinggi.

2. PEMIJAHAN

Pemilihan induk
Induk yang baik untuk dipijahkan sudah berumur + 8 bulan, dengan ukuran minimum sebesar telur itik.
Pilih induk yang berkepala kecil dengan tubuh bulat, sisik utuh dan tersusun rapih. Jika ikan sedang bergerak, ekor dan sirip akan kelihatan tegak.
Untuk mendapatkan keturunan yang berwarna, maka calon induk yang akan dipijahkan berwarna polos. Gunakan induk jantan berwarna putih dan betina berwarna hitam atau hijau lumut atau sebaliknya.

Perbedaan jantan dan betina
Induk Jantan Induk Betina
Pada sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol dan jika diraba terasa kasar, Ikan hias koki mutiara. Pada sirip dada terdapat bintik-bintik dan terasa halus jika diraba.
Induk yang telah matang jika diurut pelan kerarah lubang genital akan keluar cairan berwarna putih Jika diurut, keluar cairan kuning bening.Pada induk yang telah matang, perut terasa lembek dan lubang genital kemerah-merahan.

Cara pemijahan
Bak/aquarium yang telah bersih diisi dengan air yang telah diendapkan + 24 jam, kemudian letakkan eceng gondok untuk melekatkan telurnya.
Pilihlah induk yang telah matang telur, masukkan kedalam bak pada sore hari. Bila pemilihan induk dilakukan dengan cermat, biasanya keesokan harinya telur sudah menempel pada akar eceng gondok.
Karena telur tidak perlu dierami, induk dapat segera dipindahkan ke kolam penampungan induk, untuk menunggu sampai saat pemijahan erikutnya. Jika perawatannya baik, maka 3 ~ 4 minggu kemudian induk sudah dapat dipijahkan kembali.

3. PEMELIHARAAN BENIH

Setelah 2 ~ 3 hari telur akan menetas, sampai berumur 2 ~ 3 hari benih belum diberi makan, karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sac-nya (kuning telur).
Pada hari ke 3 ~ 4 benih sudah dapat diberi makanan kutu air yang telah disaring.
Setelah berumur + 15 hari benih mulai dicoba diberi cacing rambut disamping masih diberi kutu air, sampai benih keseluruhannya mampu memakan cacing rambut baru pemberian kutu air dihentikan.
Untuk telur yang ditetaskan di aquarium maka sebainya setelah benih berumur + 1 minggu dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas.
Ketinggian air dalam bak 10 ~ 15 cm dengan pergantian air 5 ~ 7 hari sekali. Setiap pergantian air gunakan air yang telah diendapkan lebih dahulu.
Untuk menghindari sinar matahari yang terlalu terik diperlukan beberapa tanaman pelindung berupa eceng gondok, Ikan hias koki mutiara.

4. PEMBESARAN

Pembesaran ikan dilakukan setelah benih berumur lebih dari 1 bulan sampai induk.
Jenis koki mutiara ini memerlukan banyak sinar matahari, untuk itu tanaman eceng gondok dapat dikurangi atau dihilangi.
Untuk tahap pertama pembesaran dapat ditebar + 1.000 ekor ikan dalam bak berukuran 1,5 x 2 m. Kemudian penjarangan dapat dilakukan setiap 2 minggu dengan dibagi 2.
Pergantian air dapat dilakukan 3 ~ 5 hari sekali, juga dengan air yang telah diendapkan.
Makanan yang diberikan berupa cacing rambut. Makanan diberikan pada pagi hari secara adlibitum (secukupnya). Jika pada sore hari makanan masih tersisa, segera diangkat/dibersihkan.
Setelah berumur 4 bulan ikan sudah merupakan calon induk. Untuk itu jantan dan betina segera dipisahkan sampai berumur 8 bulan yang telah siap dipijahkan. Untuk induk ikan sebaiknya makanan yang diberikan yaitu berupa jentik nyamuk (cuk).
Sepasang induk dapat menghasilkan telur 2.000 s/d 3.000 butir untuk sekali pemijahan, Ikan hias koki mutiara.

5. PENUTUP

Ikan mas koki mutiara mempunyai nilai ekonimis tinggi. Untuk benih berumur 1 bulan harganya berkisar Rp. 30,- s/d Rp. 50,- sedangkan sepasang induk berkisar Rp. 5.000,- s/d 10.000,-. Dengan cara pemeliharaan yang tepat disertai ketekunan dapat diharapkan penghasilan yang lumayan.

Monday, February 18, 2019

Ikan koki mutiara jantan dan betina untuk budidaya

Image result for Ikan koki mutiara jantan dan betina

Ikan koki mutiara jantan dan betina - ikan koki mutiara merupakan jenis ikan mas koki yang mempunyai tubuh bulat dengan kepala kecil dan ekor lebar. Ikan ini berasal dari daratan cina, namun di Indonesia sudah lama dapat dibudidayakan. Pemasaran ikan ini selain di dalam negeri juga merupakan jenis ikan yang di eksport dan harganyapun cukup tinggi.

Langkah-langkah Pemijahan

Memilih Calon induk
Hal yang perlu dilakukan agar anakan ikan mas koki mutiara memiliki kualitas yang baik adalah dengan memilih indukan yang berkualitas. Untuk memilih indukan yang berkualitas, kita harus memperhatikan beberapa ciri-ciri berikut:

Indukan yang baik untuk dipijahkan memiliki umur lebih dari 8 bulan dan ukurannya sebesar telur itik atau lebih besar dari itu.

Indukan yang berkepala kecil dan bertubuh bulat memiliki kualitas yang baik untuk dipijahkan. Selain itu, pilih ikan koki mutiara yang mempunyai sisik utuh dan rapih. Jika ikan sedang berenang, sirip dan ekornya terlihat tegak.

Untuk memperoleh anakan yang berwarna, biasanya indukan yang akan dipijahkan memiliki warna polos. Misalnya indukan jantan memiliki warna putih dan indukan betian memiliki warna hitam atau hijau lumut dan sebaliknya.

Mengetahui Perbedaan Ikan Koki mutiara Jantan dan Betina.

Indukan Jantan
Indukan jantan memiliki bintik-bintik bulat yang menonjol di bagian sirip dada dan jika bintik-bintik tersebut diraba, maka akan terasa kasar.

Indukan jantan yang sudah siap untuk dibudidayakan akan mengeluarkan cairan putih melalui lubang genital jika perutnya diurut secara berlahan-lahan.

Indukan Betina
Indukan betina memiliki bintik-bintik di bagian sirip dada dan jika bintik-bintik tersebut diraba, maka akan terasa halus.

Indukan betina yang sudah siap untuk dibudidayakan akan mengeluarkan cairan kuning bening melalui lubang genital jika perutnya diurut secara berlahan-lahan, perut nya terasa lembek, dan lubang genitalnya memiliki warna kemerah-merahan.

Cara Pemijahan
Untuk melakukan pemijahan, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut ini langkah-langkah melakukan pemijahan ikan koki mutiara.

Akuarium yang sudah disiapkan sebelumnya diisi dengan air yang sudah diendapkan kurang lebih satu hari. Setelah itu, berikanlah eceng gondok di dalam akuarium untuk meletakkan telur-telur ikan nantinya.

Indukan yang sudah matang telurnya diletakkan ke dalam akuarium. Jika telur indukan yang dipilih bebar-benar sudah matang, biasanya telur sudah menempel di eceng gondok keesokan harinya.
Telur ikan yang sudah dikeluarkan tidak perlu dierami oleh indukannya. Oleh karena itu, indukan sudah bisa dipisahkan dari telur-telur tersebut hingga pemijahan berikutnya. Jika perawatannya sesuai dengan prosedur, maka indukan bisa dipijahkan kembali sekitar 3 – 4 minggu kemudian.
Telur Menetas dan Pemeliharaannya

Setelah telur dikeluarkan dari indukannya, maka telur akan menetas sekitar 2-3 hari kemudian. Pada hari pertama setelah menetas, benih tidak perlu diberi makanan hingga kuning telur yang menempel di larva habis. Biasanya kuning telur akan habis sekitar 2-3 hari setelah telur menetas.

Setelah kuning telur sudahh habis, benih sudah bisa diberi makan dengan makanan kutu air yang disaring, Ikan koki mutiara jantan dan betina.

Makanan kutu air tetap diberikan meskipun benis sudah berumur lebih dari 15 hari. Namun, makananny sudah mulai di kombinasikan dengan makanan lain seperti cacing rambut. Pemberian makanan kutu air dihentikan pada saat benih sudah mampu memakan cacing rambut dengan baik.
Telur yang ditetaskan di akuarium sebaiknya setelah menetas dan benih sudah berumur sekitar 1 minggu dipindah di akuarium yang lebih luas.

Ketinggian air di dalam akuarium sebaiknya sekitar 10-15 cm dan pergantian air sebaiknya sekitar 5-7 hari sekali. Jangan lupa untuk menggunakan air yang sudah diendapkan.

Pembesaran Ikan Mas Koki Mutiara

Cara merawat ikan koki mutiara akan berbeda ketika ikan sudah mulai tumbuh atau memiliki umur sekitar 1 bulan. Antara lain adalah

Eceng gondok yang ada di dalam akuarium sebaiknya dikurangi atau ditiadakan saja karena anakan ikan koki mutiara memerlukan banyak sinar matahari.

Pada tahap awal, anakan ikan dapat diletakkan di dalam akuarium dengan ukuran 1,5 x 2 m untuk 1000 ekor. Setelah dua minggu kemudian, anakan ikan dapat dipisah menjadi 2.

Karena anakan ikan sudah tumbuh besar, maka makanan yang diberikan yaitu cacing rambut. Pemberian makan dilakukan pada pagi hari. Jika pada sore hari makanannya masih tersisa, sebaiknya makanan tersebut dibuang saja karena dapat mencemari air akuarium.

Ikan koki mutiara yang sudah berumur sekitar 4 bulan, sebaiknya dipisah antara jantan dan betinanya hingga berumur 8 bulan. Ikan koki mutiara jantan dan betina, setelah ikan berumur 8 bulan, ikan-ikan tersebut sudah bisa dipijahkan. Untuk makanan indukan ikan yaitu jentik nyamuk.